Senin, 06 April 2020

Pengaruh Musik dalam Hidup Manusia



     Sejak lahir manusia sudah memiliki keterikatan dengan music. Mulai jantung berdetak sampai hembusan-hembusan nafas manusia bila dipadukan dengan irama yang tepat bisa menghasilkan sebuah music yang indah, karena music itu bukan hanya saja dari alat-alat music seperti gitar, drum, bass dan lain sebagainya, tetapi dedaunan pun dapat menghasilkan suara yang indah jika mampu diolah dengan baik. Musik mempengaruhi manusia dari beberapa aspek: Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmoni mempengaruhi roh.

     Musik yang kita dengar akan mempengaruhi sistem saraf yang akan menghasilkan suatu perasaan. Perangsangan system saraf ini mempunyai arti penting bagi pengobatan, karena system saraf ambil bagian dalam proses phisiologis. Dalam ilmu kedokteran jiwa, jika emosi tidak harmonis, maka akan mengganggu system lain dalam tubuh kita, misalnya system pernafasan, system endoktrin, system immune, system metabolic, system motoric, system nyeri, system temperature, dan lain sebagainya. Semua system tersebut dapat bereaksi positif jika mendengar music yang tepat. Musik akan merangsang system ini secara sistematis, walaupun seseorang tidak menyimak atau memperhatikan music yang sedang diputar. Jika system ini dirangsang, maka seseorang akan meningkatkan memory, daya ingat, kemampuan belajar, kemampuan matematika, analisis logika, intelegensi dan kemampuan memilah disamping itu juga adanya perasaan bahagia dan timbulnya keseimbangan social.

     Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, dunia kedokteran serta psikologi membuktikan bahwa music bisa dijadikan terapi dan berpengaruh dalam mengembangkan imajinasi dan pikiran kreatif. Musik juga mempengaruhi system immune, system saraf, system endoktrin, system pernafasan, system metabolic, system kardiovaskuler dan beberapa system lainnya dalam tubuh. Dari berbagai penelitian ilmiah tersebut, dinyatahkan bahwa music dapat digunakan untuk membantu penyembuhan beberapa penyakit seperti insomnia, stress, depresi, hipertensi, obesitas, parkinson, epilepsy, kelumpuhan, kanker, psikosomatis, mengurangi rasa nyeri saat melahirkan dan rasa nyeri lainnya.

     Musik juga dapat meningkatkan intelegensi. Penyebabnya adalah karena rangsangan ritmis mampu meningkatkan fungsi kerja otak. Ritme internal yang dihasilkan music membuat saraf-saraf otak bekerja, rasa nyaman dan tenang yang distimulasi music membuat fungsi kerja otak bekerja optimal. Bila hal ini sering dilakukan, fungsi kerja otak kita kita akan semakin prima, sehingga kemampuan berpikir kita lebih jernih dan tajam, serta mencegah kepikunan (alzheimer). Perlu diketahui bahwa bagian kanan otak kita berkaitan dengan kecerdasan dan perkembangan artistic dan kreatif, bahasa, music, imajinasi, warna, pengenalan diri, sosialisasi dan perkembangan kepribadian. Karena itu rangsangan ritmis dari music yang diperdengarkan juga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, meningkatkan kreatifitas, serta meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
Berikut ini beberapa jenis music yang memiliki dampak yang sangat baik bagi manusia: 
1.   Musik rap bisa menjadikan orang kreatif.
Lirik music rap tercipta secara spontanitas dan improvisasi. Para peneliti menemukan setiap lirik yang diciptakan secara spontan, penuh improvisasi, dan dibuat tanpa konsentrasi penuh, dapat meningkatkan aktifitas di area frontal cortex dalam otak. Area otak ini bertanggungjawab penuh atas munculnya kreativitas dan ide-ide brilian.

    2.  Musik klasik bikin focus.

Peneliti dari Starford University menunjukkan music klasik akan membantu pikiran lebih focus dan dapat memilah informasi. Nada yang ada dalam music dapat mempertajam otak, sehingga lebih mudah berkonsentrasi.

    3.   Musik energik tingkatkan semangat.

Musik mempengaruhi system saraf pusat untuk melakukan kegiatan sekaligus membantu mengalihkan pikiran dari ketidaknyamanan. Penelitian menunjukkan music energik cocok didengarkan saat melakukan aktivitas yang cukup berat. Nada cepat yang ada dapat membangun semangat dan memberi inspirasi untuk aktif.

    4.   Lagu favorit dapat membuat Anda jadi lebih baik.

Mendengar lagu yang anda sukai dapat memicu pelepasan dopamine, sebuah neurotransmitter di otak yang dapat meningkatkan rasa senang. Jadi sering-seringlah mendengarkan lagu favorit agar mood anda semakin baik.

    5.  Nada tertentu dapat menyembuhkan Anda.

Sebuah studi di University of Kentucky memaparkan ada seorang pasien yang mendengarkan music yang lembut sebelum, selama dan setelah operasi. Ternyata setelah mendengarkan music tersebut, rasa nyeri dan kecemasan pasien berkurang, sehingga hanya memerlukan hanya sedikit obat penenang.

     Musik memiliki banyak dampak positif, tetapi bukan berarti bahwa music selalu baik untuk didengar.

Music memiliki juga  dampak negative. Dampak negative music antara lain:

1.  Mendengarkan music yang terlalu keras dapat mengisolasi pendengarnya dari khalayak ramai. Musik yang dibunyikan mencapai 125 desibel akan membahayakan pendengaran.

2.  Seorang peneliti, David A. Noebel menemukan bahwa ritme music rock dapat mengganggu kadar insulin dan kalsium dalam tubuh. Sumber makanan otak kita di dapat dari gula dan darah, namun bila darah lebih banyak dialirkan ke organ lainnya, maka otak akan kekurangan gula. Dengan demikian, dengan pikiran dan pertimbangan moral juga menjadi tumpul. Tidak heran bila orang mendengar music rock dalam sebuah konser, mereka dapat berbuat apa saja tanpa pertimbangan. Jantung manusia berdenyut 70-80 kali per menit dengan teratur, denyut jantung bila didengar dengan stetoskop akan berbunyi DUG-dug.. Bunyi pertama lebih keras, bunyi kedua lebih lemah, diikuti frase istirahat. Musik yang baik memiliki ritme DUG-dug-DUG-dug dan DUG-dug-dug untuk ¾. Ini adalah jenis irama yang sehat, karena sesuai dengan ritme tubuh. Musik Rock, memiliki ritme yang terbalik, dug-DUG-dug-DUG. Ritme yang lebih keras jatuh pada ritme yang ketiga, dikenal dengan istilah “break beat”. Ritme seperti ini berbahaya bagi tubuh karena berlawanan dengan ritme tubuh yang sehat.

3.  Tak jarang terdengar anak kecil mencoba melantunkan lagu-lagu cinta orang dewasa. Padahal tak sedikit lagu cinta orang dewasa berisi lirik-lirik yang tidak pantas untuk didengar anak-anak. Seperti diketahui, usia anak-anak adalah usia terbaik untuk menyerap informasi.

4.  Kebiasaan tidur sambil mendengarkan music menurut sebagian orang membuat mereka lebih cepat tertidur. Tetapi pada kenyataannya setelah terbangun mereka merasa lebih tegang (stress). Bahkan ada yang merasa seperti tidak tidur semalaman. Pada saat kita tidur sebetulnya otak tidak pernah tidur. Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun, yaitu menjalankan system metabolisme tubuh. Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalami penurunan. Namun apabila kita tidur sambil mendengarkan music, maka gelombang suara dipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indra pendengaran kita. Gelombang suara diterima oleh alat pendengaran di dalam telinga. Gelombang-gelombang tersebut akan diteruskan ke otak kita. Otak yang seharusnya beristirahat akan kembali terangsang untuk bekerja dan mengolah informasi yang masuk. Apabila hal ini berlangsung sepanjang malam, berarti kita hanya tidur menurut tubuh luar, tetapi tidak menurut otak.

Musik selalu berhubungan dengan kehidupan manusia. Apapun jenis music yang disukai dan digemari bila didengar dan dinikmati secara terus menerus, cepat atau lambat akan mengakibatkan pengaruh tertentu. Ini mengingatkan kita bahwa setiap orang adalah manusia berdosa (Roma 3:23) sehingga lebih mudah menerima pengaruh buruk daripada pengaruh baik music. Adalah bijaksana bila kita berhati-hati bila mendengarkan music dan menentukan selera dalam bermusik. Berhati-hatilah dalam menggandrungi dan menikmati music-musik yang dianggap up to date.

Orang Kristen harus menghindarkan diri dari unsur-unsur yang cenderung membuat kejahatan. Kita juga harus menghindarkan diri dari gubahan-gubahan yang berisi kalimat hambar, lirik yang kurang berarti, sentimental atau dangkal yang menyimpang dari nasehat dan ajaran yang terdapat dalam Alkitab.

Musik/lagu yang kita ciptakan atau dengarkan hendaknya:

1.  Menjadi kemuliaan bagi Tuhan dan menolong kita menyembah Dia dengan cara yang berkenan.

2.  Mengangkat dan menyucikan pikiran orang.

3.  Secara efektik mempengaruhi orang Kristen agar lebih sesuai dengan gambar Kristus dalam hidupnya dan dalam hidup orang lain.

4.  Mempunyai syair yang serasi dengan ajaran-ajaran Alkitab di dalam bahasa yang jelas, bukan kiasan yang samar-samar.

5.  Menyatakan satu kecocokan antara pesan yang disampaikan syairnya dengan music yang digunakan, dengan mengingat bahwa music adalah satu bahasa, dan sekaligus mencegah adanya pencampuran antara suci dan yang najis.

6.  Menghindari penampilan yang sombong dengan kesan teater (hiburan).

7.  Memelihara satu keseimbangan yang bijaksana antara unsur-unsur emosi, intelek, dan rohani.

Jika kita menghadiri konser music atau mendengarkan music di rumah atau dimanapun, tetaplah berada dalam hadirat Tuhan, meskipun Anda terpaksa mendengarkan lirik-lirik lagu yang kurang mendidik, tingkah laku yang senonoh, berkiblat pada setan, penggunaan obat bius, dan kata-kata yang sifatnya seperti suatu “ajakan” untuk mempersembahkan jiwa Anda kepada Iblis.

Kolose 3:10: “…dan telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.” 
Sekali lagi, kita semua adalah orang berdosa, tapi hidup kita dibaharui oleh Tuhan dan menjadi ciptaan yang baru. Kita tidak sama lagi dengan hidup yang dahulu, yang hidup dalam kedagingan. Kita telah menanggalkan manusia lama kita termasuk juga kesukaan kita untuk mendengarkan lagu-lagu yang tidak membangun dan merusak. Sekarang kita mengenakan manusia baru yang senantiasa diperbaharui. Oleh karena itu melalui mendengarkan music pun kita harus mendengar yang dapat membangun kerohanian kita.
Kalau ada yang hidupnya belum dibaharui, kesukaannya masih mendengarkan musik yang tidak membangun iman....bertobatlah selagi ada waktu. Mungkin anda berpikir ini hal yang sepeleh...hanya musik, tidak memiliki pengaruh apapun dalam hidup...tapi banyak bukti mengatakan bahwa musik sangat berpengaruh dalam hidup kita. Oleh karena itu pilihlah dan dengarkan musik yang membangun jiwa, kepribadian dan iman kita.


Tuhan Yesus memberkati, amin!

Kamis, 02 April 2020

Jadilah yang Asli




        “Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” (Kejadian 1:26)

Banyak masalah social, jasmani dan emosional berasal dari kenyataan bahwa kita tidak menyukai diri kita sendiri. Kita tidak nyaman dengan rupa kita sendiri, cara bicara, atau tindakan yang kita lakukan. Kita tidak suka dengan kepribadian kita. Terkadang kita membandingkan diri kita sendiri dengan orang lain. Kita berkata: “ Seandainya, jika aku seperti dia…jika aku seperti dia…jika aku seperti dia…kita tidak puas dengan keadaan diri kita sendiri, dan bahkan lebih parah lagi ada orang yang beranggapan bahwa dirinya adalah keturunan gibbon atau kera menurut teori Evolusi. Harus diketahui bahwa Evolusi merupakan rekayasa naturalistis untuk menerangkan asal mula dan perkembangan alam semesta. Pandangan ini bertolak dari anggapan bahwa tidak ada Pencipta Ilahi dan berkepribadian yang menciptakan dan membentuk dunia. Mereka beranggapan bahwa segala sesuatu dijadikan melalui serangkaian peristiwa kebetulan selama berbiliun-biliun tahun. Ajaran Evolusi ini tidak sungguh-sungguh ilmiah. Evolusi merupakan hipotesis tanpa “bukti ilmiah.” Orang Kristen yang percaya Alkitab harus menolak teori ini.
Firman Tuhan di atas jelas bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya. Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang memiliki unsur tubuh, jiwa dan roh, memiliki pikiran, perasaan dan kehendak agar dapat menanggapi-Nya dan menyembah karena iman, kesetiaan, dan rasa syukur. Allah begitu menginginkan hubungan dengan manusia sehingga ketika Iblis berhasil menggoda Adam dan Hawa untuk memberontak dan tidak menaati perintah-Nya, Allah berjanji akan mengutus seorang Juruselamat untuk menebus manusia dari dampak-dampak dosa. Dengan cara ini, Allah bisa memiliki umat-Nya kembali yang akan menikmati, memuliakan dan hidup di dalam kebenaran dan kekudusan dengan Dia.
Kita harus berbahagia karena Allah menciptakan kita menurut gambar dan rupa-Nya. Kita harus bersyukur dengan keadaan kita, kepribadian kita, walaupun setiap manusia berbeda. Kita jangan membandingkan diri kita dengan orang lain. Tuhan telah memberikan kepada kita karunia yang berbeda untuk maksud tertentu. Jangan merasa tidak percaya diri dan jangan biarkan tekanan-tekanan luar membentuk kita menjadi sesuatu atau seseorang yang bukan kita. Tuhan memastikan bahwa kita memiliki keunikan pribadi. Kita seharusnya tidak merasa buruk karena kepribadian, selera, kegemaran atau bahkan kecenderungan-kecenderungan rohani yang tidak sama dengan orang lain. Ada orang yang suka bergaul dan bersemangat namun ada orang pemalu dan santai. Ada orang yang suka memakai jas lengkap dan dasi; tapi ada orang lain yang lebih suka memakai celana jeans yang nyaman. Beberapa orang menutup mata mereka dan mengangkat tangan saat menyembah Tuhan; tapi beberapa yang lain menyembah Tuhan  dalam sikap yang tenang, dan Tuhan menyukai semuanya. Jangan mengira bahwa kita harus menyesuaikan keinginan kita dengan orang lain; demikian juga, jangan marah saat orang lain tidak sesuai dengan keinginan kita. Jalani hari hari kita dengan sikap, aku menikmati pribadi yang Tuhan ciptakan. Jadilah diri sendiri, jangan menjadi palsu!


Doa: Bapa, aku bersyukur karena Engkau menciptakan aku serupa dengan gambar-Mu. Aku juga bersyukur karena Engkau telah menciptakan aku sebagaimana aku ada, dengan kekuatan dan kelemahan, dengan kekurangan dan kelebihan. Terima kasih karena Engkau sangat mengasihiku, dan tolong aku untuk menikmati pribadi yang telah Engkau ciptakan, dan hidup setiap hari dengan mengetahui bahwa Engkau telah menempatkan aku dalam dunia ini untuk maksud tertentu. Terima kasih Bapa karena hanya di dalam Engkau, aku mendapatkan arti hidup yang sesungguhnya..dalam nama Yesus, amin!




Sabtu, 21 Maret 2020

Dalam Pengawasan Tuhan



“Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik” (Amsal 15:3).

            Ayat ini sangat menarik bagi saya karena dikatakan, “Mata TUHAN ada di segala tempat….”.  Saya berpikir bahwa TUHAN hanya memiliki 2 mata, sama dengan manusia yang adalah ciptaan-Nya  yang Ia ciptakan sesuai dan segambar dengan-Nya…namun …“Mata-Nya ada di segala tempat…... Kenapa bisa demikian? Jawabannya adalah karena Dia adalah TUHAN, Dia Mahakuasa, Mahatahu, Mahabesar, dan Mahasegalanya…jadi Dia mampu melakukan berbagai macam hal yang manusia tidak bisa lakukan.  Tuhan Allah menciptakan manusia segambar dan serupa dengan-Nya, namun karena melanggar perintah-Nya, manusia menjadi berdosa.  “Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” ( Roma 3:23).

     Yesus diutus ke dalam dunia untuk menebus dosa-dosa manusia.  Setiap orang yang percaya kepada Yesus akan diampuni dosa-dosanya dan diselamatkan. Selama Yesus hidup di dunia, Ia mengajarkan kebenaran. Orang yang mengikut Yesus dan percaya sungguh-sungguh akan mengikuti ajaran-Nya, namun sebaliknya orang yang tidak percaya dan tidak sungguh-sungguh mengikut Yesus kecenderungannya melakukan kejahatan…Dalam dunia ini selalu ada orang baik dan ada orang jahat…Dalam ayat di atas, “orang jahat dan orang baik, ada dalam pengawasan Tuhan”.

      Orang jahat adalah orang yang melakukan perbuatan-perbuatan jahat seperti: mencuri, berzinah, merampok, menodong, membunuh, menjelekkan nama baik orang lain (memfitnah), korupsi, dll. Dalam Alkitab dituliskan orang-orang jahat atau orang yang melakukan perbuatan jahat adalah; “ rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang yang menyamar sebagai rasul Kristus, orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk, penipu, tukang sihir, suka berseteru, berselisih, suka iri hati, amarah berlebihan, mementingkan diri sendiri, munafik, suka memecah belah, suka pesta pora, dll. Sebaliknya orang baik adalah orang yang suka melakukan perbuatan baik seperti mengasihi, menolong, tidak munafik (tulus hati), suci (tidak cemar), tidak mementingkan diri sendiri, bukan penggosip, bukan pemabuk, dll. Yang pasti, perbuatan baik berlawanan dengan perbuatan jahat.

      Kita tidak perlu merasa iri kepada orang yang berbuat jahat, karena orang jahat pasti akan mendapat pembalasan dari Tuhan. Orang yang berbuat jahat adalah kekejian bagi TUHAN. Sebaliknya TUHAN berkenan kepada orang yang berbuat baik. Setiap perbuatan baik dan setiap perbuatan jahat akan ada ganjarannya. Dalam dunia ini ada hukum atau undang-undang yang dibuat oleh negara-negara di dunia untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat, namun harus tetap diingat bahwa orang yang melakukan kejahatan tidak akan luput dari hukuman kekal di tempat yang sangat mengerikan, tempat yang penuh kertakan gigi dalam lautan api, neraka jikalau mereka tidak bertobat. Sebaliknya orang-orang yang berbuat baik dan percaya Yesus sampai akhir hidupnya, akan hidup di tempat yang indah dan menyenangkan di sorga.

      Saat ini semua orang di seluruh dunia sangat ketakutan dengan virus corona (COVID 19) karena virus yang baru ditemui jenisnya ini sangat ganas dan sudah membunuh ribuan penduduk dunia. COVID 19, mampu menghentikan aktivitas masyarakat dunia sehingga karena takut tertular, negara-negara yang terinfeksi COVID 19, menghimbau masyarakatnya untuk melakukan social distancing (menjaga jarak), memberhentikan aktivitas yang melibatkan banyak orang, termasuk beribadah, men-lockdown daerah atau negaranya. COVID 19, menjadi masalah yang sangat besar dan sangat serius karena imbasnya juga pada perekonomian masyarakat dan dunia. Banyak orang yang kehilangan penghasilan dan pekerjaan. COVID 19 membuat banyak orang panic, takut dan stress.

Namun adakah orang yang berpikir bahwa ada hal lain yang juga lebih berbahaya dari COVID 19? DOSA, (ada yang berkata virus dosa), tapi saya akan memilih untuk berkata bahwa dosa itu bukan virus. Virus adalah sesuatu yang berasal dari luar yang masuk ke dalam tubuh yang mengakibatkan penyakit dalam tubuh dan juga kematian.  DOSA adalah pilihan seseorang untuk melakukannya bukan karena DOSA itu sendiri yang masuk ke dalam tubuh manusia. Adam dan Hawa menjadi berdosa karena mereka yang memilih melanggar perintah Allah.  Seluruh umat manusia keturunannya menjadi berdosa. Kita semua adalah orang berdosa karena nenek moyang kita adalah orang berdosa. Jadi status kita sebagai orang berdosa adalah dosa keturunan, kita sudah dilahirkan dalam dosa. Di samping dosa keturunan, ada dosa yang menjadi pilihan kita sendiri. Kita yang memilih untuk berbuat dosa. Walaupun kenyataan ada orang yang membuat kita berdosa, tapi masalahnya bukan pada orang tersebut, tapi dari diri kita sendiri yang tidak mampu melawan dan menghindarinya. Dosa sangat menarik dan menyenangkan dan kita memilih untuk melakukan dosa. DOSA adalah identic dengan PERBUATAN JAHAT. Orang yang melakukan perbuatan jahat akan mendapat ganjaran yang setimpal dengan perbuatannya.

Tuhan mengawasi orang baik dan orang jahat. Kita harus sadar dan berhati-hati karena kita ada dalam pengawasan TUHAN. Apapun yang kita lakukan tidak luput dari pengawasan-Nya. Kita berbuat baik pun ada dalam pengawasan TUHAN. Oleh karena itu, “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah” (Gal. 6:9).

Pilihlah untuk menjadi orang baik dan berbuat baik karena TUHAN memperhitungkan setiap perbuatan baik saudara, amin!  

           

Kamis, 12 Maret 2020

Yesusku Engkau Baik

KAYA DALAM IMAN




“Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?” (Yakobus 2:5).



         Allah memandang orang miskin dari sudut pandang yang berbeda. Dalam dunia ini orang memandang orang miskin adalah yang paling hina, disepelehkan, dianggap remeh dan tidak diperhitungkan. Namun Allah memandang orang miskin adalah sangat special, istimewa dan berharga dimata-Nya. Allah melihat bahwa justru orang miskinlah yang paling kaya dalam iman karena mereka berseru dengan lebih sungguh-sungguh kepada Allah dengan kerinduan yang sangat akan kehadiran, kemurahan dan pertolongan-Nya. Mereka yang tertindas secara ekonomi di dunia ini belajar bahwa mereka tidak mempercayai harta kekayaan material.
         Tentunya tidak semua orang miskin dalam dunia ini yang dipandang special dan istimewa oleh Allah, namun hanya mereka yang percaya dan mengenal Allah dan berserah penuh kepada-Nya. Iman adalah kekayaan kudus yang berasal dari Allah. Setiap orang yang memiliki iman adalah orang yang sangat kaya. Iman membuat manusia berhasil melalui saat-saat yang gelap dan sulit. Iman menghilangkan segala ketakutan. Iman mendatangkan kecukupan dan kesembuhan dan membuat jalan di mana kelihatannya tidak ada jalan lagi di tengah-tengah dunia yang dipenuhi dengan ketakutan dan kepanikan oleh berbagai macam problema yang terjadi. Manusia dibingungkan  dan tidak tahu apa yang harus mereka lakukan karena mereka tidak memiliki iman. Orang-orang yang belum ditebus  dan tidak memiliki iman terus meraba-raba dalam gelap untuk mencari jawaban…namun mereka tidak akan menemukannya kalau mereka tidak mengenal dan mempercayai Allah.
         “Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak kita lihat” (Ibrani 11:3). Kita harus benar-benar percaya bahwa alam semesta diciptakan oleh Allah karena ada teori-teori atau pemikiran manusia yang mengatakan bahwa bumi atau alam semesta ini bukan diciptakan oleh Allah. Pemikiran-pemikiran itu kemudian menjadi teori yang kemudian dipercaya oleh sebagian orang. Teori-teori itu antara lain: Teori kabut atau Nebula. Teori tersebut mengatakan bahwa: “Di dalam jagat raya terdapat gas yang berkumpul menjadi kabut atau nebula, dimana gaya tarik menarik antara gas yang kemudian membentuk kumpulan kabut yang besar serta berputar semakin cepat. Dalam proses perputaran yang sangat cepat ini, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan). Bagian yang terlempar inilah yang kemudian menjadi planet-planet dalam tata surya”, Salah satu dari antara planet itu adalah planet bumi. Teori ini adalah salah satu dari beberapa teori yang dicetuskan…
         Berdasarkan Firman Tuhan di atas, kita sangat percaya dan yakin bahwa alam semesta dijadikan oleh Tuhan dan melalui iman kita, kita mengetahui dari mana kita berasal dan ke mana tujuan yang akan kita tuju. Dengan iman pula kita mengetahui apa yang akan terjadi di atas muka bumi ini. Yesus, Tuhan kita membuat kita kuat, mantap dan damai. 1 Yoh. 5:4,5 berkata: “ Sebab semua  yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain daripada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Allah?” Memiliki iman berarti memiliki kemenangan karena dapat mengalahkan dunia. Seorang manusia yang tidak memiliki iman benar-benar merupakan seorang manusia yang miskin tak terkatakan. Orang dunia beranggapan bahwa memiliki uang dan harta yang banyak adalah ukuran bahwa seseorang tersebut adalah orang kaya. Ya, memang betul, tapi jikalau orang tersebut tidak mempunyai iman di dalam Yesus, artinya orang tersebut adalah miskin. Pada waktu rasul Petrus bertemu orang lumpuh yang juga seorang pengemis di Gerbang Indah, harapan seorang lumpuh yang juga pengemis adalah bahwa ia akan mendapat uang dari Petrus. Namun Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” (Kis. 3:6). Apa yang tidak dicapai oleh pendidikan dan diploma, dan yang tidak pernah dapat dibeli dengan uang, Petrus dapat lakukan hanya melalui iman. Pengemis lumpuh itu akhirnya dapat berjalan, melompat-lompat dan memuji-muji Allah. Petrus tidak memiliki titel kedokteran dari suatu universitas, tapi hanya dengan iman kepada Yesus Kristus, ia dapat menyembuhkan penyakit.
         Kita dapat belajar dari pengalaman iman dari para rasul dan orang-orang yang sungguh menaruh imannya kepada Tuhan bahwa kita pun akan sanggup melakukan hal-hal yang kelihatan mustahil, jika kita memiliki iman kepada Yesus Kristus dan semoga kita juga menjadi alat untuk melepaskan orang-orang yang terbelenggu karena ketidaktahuan mereka akan Allah yang benar. Mereka yang  berada dalam kemiskinan dan yang paling malang karena tidak memiliki iman kepada Yesus Kristus.